Restoran-Domano – Jika kita berbicara tentang kuliner Sumatera Selatan, ingatan banyak orang biasanya langsung tertuju pada Pempek. Namun, provinsi yang dibelah oleh Sungai Musi ini memiliki “saudara kandung” Pempek yang tak kalah lezat dan justru menawarkan profil nutrisi yang sangat seimbang: Tekwan. Hidangan berupa bola-bola ikan kecil yang disajikan dalam kuah udang yang bening dan gurih ini bukan sekadar jajanan kaki lima, melainkan representasi dari kearifan lokal dalam mengolah kekayaan sungai menjadi sumber protein yang menyehatkan.
Makanan Tekwan sering disebut sebagai “Sup Ikan Khas Palembang”. Berbeda dengan Pempek yang digoreng dan dimakan dengan saus cuko yang kental, Tekwan diolah dengan cara direbus dan disajikan dengan kuah panas yang kaya akan bumbu rempah. Artikel ini akan mengajak Anda menyelami lebih dalam mengenai Tekwan, mulai dari sejarahnya, nilai gizinya, hingga mengapa hidangan ini layak disebut sebagai salah satu pilihan makanan sehat terbaik dari nusantara.
Asal-usul Nama dan Sejarah Singkat Makanan Tekwan

Nama “Tekwan” memiliki asal-usul yang unik dan mencerminkan budaya percakapan masyarakat Palembang. Secara etimologi, Makanan Tekwan dipercaya berasal dari akronim dalam bahasa Palembang, yaitu “Berkotek Samo Kawan”, yang artinya mengobrol bersama teman. Hal ini merujuk pada kebiasaan masyarakat setempat yang menikmati hidangan hangat ini sambil berkumpul dan bersosialisasi.
Secara historis, Tekwan merupakan hasil akulturasi budaya. Pengaruh Tionghoa sangat kental terlihat pada penggunaan bola-bola ikan (mirip bakso ikan) dan soun, sementara bumbu kuahnya yang kaya akan rempah seperti bawang putih dan lada menunjukkan pengaruh lokal dan perdagangan rempah di masa lampau. Perpaduan inilah yang menciptakan rasa yang unik; gurih, segar, dan menenangkan di tenggorokan.
Bahan Utama: Bola-Bola Ikan sebagai Sumber Protein Tinggi
Komponen utama dari Makanan Tekwan adalah bola-bola ikan yang terbuat dari campuran daging ikan giling dan tepung tapioka (sagu). Ikan yang digunakan biasanya adalah ikan air tawar khas Sumatera Selatan seperti ikan belida, ikan gabus, atau yang lebih ekonomis namun tetap lezat, ikan tenggiri.
Pemilihan jenis ikan ini bukan tanpa alasan. Ikan gabus, misalnya, dikenal memiliki kandungan protein albumin yang sangat tinggi, yang bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka dan meningkatkan sistem imun. Penggunaan daging ikan yang dominan dibandingkan tepung membuat bola-bola Tekwan menjadi sumber protein yang padat, yang diperlukan tubuh untuk regenerasi sel dan pembentukan otot.
Kuah Kaldu Udang: Rahasia Gurih yang Rendah Lemak
Berbeda dengan sup-sup dari daerah lain yang mungkin menggunakan santan atau lemak hewani yang berat, kuah Makanan Tekwan dibuat dari kaldu udang yang bening. Kepala dan kulit udang direbus hingga mengeluarkan sari pati yang gurih dan aroma laut yang khas.
Penggunaan kaldu udang ini memberikan rasa umami alami tanpa perlu banyak tambahan penyedap rasa buatan (MSG). Selain itu, karena prosesnya direbus dan tidak melibatkan minyak berlebih (kecuali sedikit untuk menumis bumbu halus), kuah Tekwan menjadi sangat rendah lemak dan kolesterol dibandingkan dengan hidangan bersantan atau gorengan. Ini menjadikan Tekwan pilihan yang aman bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau kesehatan jantung.
Kehadiran Jamur Kuping dan Sedap Malam yang Kaya Serat

Salah satu ciri khas Makanan Tekwan yang tidak ditemukan pada sup lain adalah kehadiran jamur kuping dan bunga sedap malam kering (kimcham). Jamur kuping memberikan tekstur yang renyah (crunchy) dan mengandung serat pangan yang baik untuk pencernaan.
Sementara itu, bunga sedap malam memiliki aroma yang menenangkan dan dipercaya dalam pengobatan tradisional memiliki efek mendinginkan tubuh. Kombinasi sayuran kering ini tidak hanya memperkaya tekstur, tetapi juga menambahkan unsur mikronutrien, mineral, dan serat yang menjadikan semangkuk Tekwan menjadi hidangan dengan gizi yang kompleks dan lengkap.
Manfaat Bengkuang dalam Kuah Tekwan
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa potongan-potongan putih memanjang di dalam kuah Makanan Tekwan Khas Provinsi Sumatera Selatan adalah bengkuang. Penggunaan bengkuang dalam sup panas adalah teknik memasak yang cerdas. Bengkuang memberikan rasa manis alami pada kaldu dan tetap memberikan tekstur renyah meskipun telah direbus lama.
Dari sisi kesehatan, bengkuang kaya akan vitamin C dan inulin, sejenis serat prebiotik yang mendukung kesehatan bakteri baik di usus. Kehadiran bengkuang dalam Tekwan membantu menyeimbangkan asupan protein dari ikan, sehingga tubuh mendapatkan nutrisi yang beragam dalam satu porsi makan.
Tekwan sebagai Alternatif Hidangan Diet yang Mengenyangkan
Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet namun tetap ingin makan enak, Makanan Tekwan adalah jawaban yang tepat. Satu porsi Tekwan biasanya sudah dilengkapi dengan soun (karbohidrat), bola-bola ikan (protein), dan berbagai macam sayuran pendukung.
Karena volumenya yang didominasi oleh kuah bening, Tekwan mampu memberikan rasa kenyang lebih cepat tanpa memberikan kalori yang berlebihan. Anda bisa mengurangi porsi soun jika ingin membatasi karbohidrat dan memperbanyak bola-bola ikan serta sayurannya. Rasanya yang segar juga mencegah kita untuk mencari camilan tambahan setelah makan.
Rempah-Rempah yang Meningkatkan Metabolisme

Bumbu halus Makanan Tekwan terdiri dari bawang putih, lada, dan sedikit jahe atau pala pada beberapa variasi resep. Bawang putih dikenal sebagai antibiotik alami dan baik untuk kesehatan pembuluh darah. Sementara itu, lada memberikan sensasi hangat yang dapat memicu keringat dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Menikmati Tekwan saat cuaca dingin atau saat tubuh terasa kurang fit dapat membantu melancarkan pernapasan dan memberikan energi instan. Rempah-rempah ini juga berperan sebagai pengawet alami dan pemberi aroma yang mampu meningkatkan nafsu makan secara sehat.
Tips Mengolah Tekwan Sehat di Rumah
Membuat Makanan Tekwan sendiri di rumah sebenarnya tidaklah sulit dan jauh lebih menjamin kebersihannya. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat Tekwan yang lebih sehat:
-
Gunakan Ikan Segar: Pastikan daging ikan dalam kondisi segar agar tidak berbau amis dan tekstur bola-bola ikan lebih kenyal alami tanpa banyak tambahan bahan kimia.
-
Minimalisir Garam: Gunakan kekuatan rasa dari kaldu udang dan bumbu rempah agar Anda tidak perlu menambahkan terlalu banyak garam atau penyedap rasa.
-
Perbanyak Sayuran: Jangan ragu untuk menambahkan porsi jamur kuping dan bengkuang lebih banyak dari resep standar untuk meningkatkan kandungan serat.
-
Sagu Berkualitas: Gunakan tepung sagu atau tapioka berkualitas baik dengan perbandingan yang pas (lebih banyak ikan daripada tepung) agar nilai proteinnya tetap dominan.
Menemukan Tekwan Otentik di Sumatera Selatan
Jika Anda berkesempatan berkunjung ke Palembang atau daerah lain di Sumatera Selatan, mencicipi Makanan Tekwan langsung dari tempat asalnya adalah pengalaman yang wajib dilakukan. Di sana, Tekwan sering disajikan dengan tambahan perasan jeruk kunci yang memberikan aroma asam segar yang sangat khas, serta sambal cabe rawit hijau yang pedas menendang.
Warung-warung legendaris di pinggir jalan hingga restoran mewah biasanya memiliki resep rahasia pada kaldu udangnya. Menikmati semangkuk Tekwan panas di tepian Sungai Musi saat senja bukan hanya soal memanjakan lidah, tetapi juga merayakan salah satu warisan kuliner paling sehat dan bergizi yang dimiliki Indonesia.
Tekwan adalah bukti nyata bahwa makanan tradisional Indonesia tidak selalu identik dengan santan, minyak, atau kalori tinggi. Dengan komposisi utama ikan dan udang, serta dukungan sayuran unik seperti jamur kuping dan bengkuang, Makanan Tekwan berdiri tegak sebagai hidangan fungsional yang lezat sekaligus menyehatkan. Bagi Anda yang mencari alternatif sup yang kaya protein dan rendah lemak, Tekwan khas Sumatera Selatan adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Mari terus lestarikan dan nikmati kekayaan kuliner nusantara yang memberikan manfaat baik bagi tubuh kita.
